Dioscorea alata, uwi, ubi, owe, wiwi
Dioscorea alata atau sering disebut sebagai uwi, banyak tumbuh di hutan-hutan. Selain itu, uwi juga ditanam sebagai tanaman sebagai sumber karbohidrat. Meskipun saat ini petani tidak menjadikan tanaman uwi sebagai komoditas pertanian utama, namun uwi tetaplah penting karena merupakan sumber karbohidrat yang perawatannya mudah.
Uwi merupakan tumbuhan merambat. menghasilkan umbi di tanah dan di sebrang ketiak daun. Umbi uwi berbentuk tidak beraturan dan menjari kulitnya berwarna coklat dengan daging umbi berwarna putih, ada pula varietas yang ditanam berwarna ungu. Daun uwi berbentuk hati, dengan ukuran 20x13cm. Batang dan tangkai daun uwi berbentuk segi empat dengan sirip yang jelas dan tidak memiliki duri.
Uwi menghasilkan bunga jantan dan betina pada tumbuhan yang berbeda. Bunga jantan berukuran sangat kecil dan berjumlah sangat banyak menggantung pada tangkai yang seperti tali, sementara bunga betina berukuan lebih besar di bagian bawahnya yang disebut sebagai kapsul (capsule) yang nantinya akan menghasilkan biji.
Buah uwi memiliki 3 sayap, yang masing-masing sayap terdapat 1 biji.
Uwi tumbuh subur ketika musim hujan, dan akan berbunga ketika akhir musim hujan. Uwi menghasilkan banyak biji yang mudah diterbangkan oleh angin, sehinga penyebaran uwi bisa sangat luas. Diantara 5 spesies Dioscoreaceae yang banyak hidup di hutan jati, uwi adalah yang paling banyak berbuah, buahnya sangat mudah dijumpai mengering ketika musim kemarau, bersamaan dengan mengeringnya daun dan rantingnya.
Selain berkembang biak dengan biji, uwi juga berkembang biak dengan umbi yang tumbuh di rantingnya. jika rantingnya mengering, umbi tersebut akan jatuh dan menghasilkan tunas baru pada saat musim hujan.













Tidak ada komentar:
Posting Komentar